Sebagai generasi yang besar di zaman digital dan internet yang berkembang pesat, remaja generasi milenial adalah remaja yang selalu terhubung satu sama lain. Bertambahnya penggunaan media sosial di kalangan remaja telah menciptakan banyak fenomena baru, seperti cancel culture, catfishing, cyberbullying, fear of missing out (FOMO), dan sebagainya. Salah satu fenomena yang menarik adalah FOMO. FOMO bisa mengganggu seseorang dalam menjalani kegiatan sehari-hari yang dapat mengancam kehidupan sosial individu tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Eksplorasi Fenomena FOMO Terhadap Penggunaan Aplikasi TikTok Di Kalangan Mahasiswa Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dampak yang ditimbulkan bagi mahasiswa yang mengalami FOMO dan mahasiswa yang tidak mengalami hal tersebut. Bagi mahasiswa yang merasa FOMO, mereka mengalami perasaan khawatir dan tekanan sosial yang sering kali menyebabkan mereka untuk selalu melihat tiktok agar dapat update dengan tren yang sedang viral. Sedangkan bagi mahasiswa yang tidak mengalami FOMO, Mereka menggunakan aplikasi tersebut secara terbatas untuk hiburan dan informasi, serta mengalihkan perhatian pada aktivitas produktif lainnya.
Copyrights © 2024