Pendidikan di Indonesia bertujuan membentuk siswa yang berakhlak mulia dan mampu berperan aktif dalam masyarakat. Mata pelajaran Pendidikan Pancasila berperan dalam menanamkan nilai-nilai seperti disiplin dan tanggung jawab. Di tengah perkembangan teknologi, tantangan dalam pendidikan karakter semakin besar, terutama dengan pengaruh media sosial. Oleh karena itu, penting untuk mengimplementasikan media pembelajaran yang relevan, seperti media visual dan konkret. Penelitian ini mengkaji penggunaan media pembelajaran berbasis kartu kasus dan permainan berburu ubur-ubur untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap aturan dan norma sosial di kelas 4 SD Negeri 2 Tambangan. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua media ini meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan hasil belajar siswa. Secara keseluruhan, penerapan media ini di SD Negeri 2 Tambangan berhasil membuat pembelajaran lebih menarik dan efektif, serta membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kemampuan sosial.
Copyrights © 2024