Benih yang berkualitas memiliki karakteristik seperti daya kecambah yang tinggi, murni, bebas dari penyakit, dan memiliki sertifikasi yang menjamin keasliannya. Oleh sebab itu, diperlukannya pembelajaran yang sesuai untuk dapat meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai benih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan berdiferensiasi dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi "Identifikasi Label Benih Berkualitas" di kelas XI ATPH SMKN H. Moenadi. Dengan desain quasi-experiment, penelitian melibatkan kelas XI ATPH 6 sebagai kelompok eksperimen dan XI ATPH 5 sebagai kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dengan pendekatan berdiferensiasi mampu meningkatkan kemampuan kognitif, keterampilan praktis, dan motivasi belajar peserta didik secara signifikan. Kelas eksperimen memperoleh rata-rata posttest 85,50 untuk aspek kognitif, skor keterampilan praktis 90,00, dan skor motivasi belajar 85,75, yang semuanya lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Model ini memberikan dampak positif terhadap pemahaman konsep, keterampilan, dan motivasi peserta didik, sehingga direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembelajaran kejuruan.
Copyrights © 2025