Penelitian ini menganalisis pandangan mahasiswa Universitas Negeri Medan (UNIMED) terhadap transgender dalam wacana Islam, dengan menggunakan metode kualitatif berbasis survei deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki pandangan konservatif terhadap transgender, dengan 87,5% responden meyakini bahwa Islam melarang perubahan jenis kelamin. Faktor agama menjadi pengaruh utama dalam membentuk persepsi mahasiswa, di mana sebagian besar merujuk pada Al-Qur'an dan hadis sebagai sumber pemahaman mengenai identitas gender. Temuan ini juga menunjukkan bahwa 56,3% responden menolak keberadaan mahasiswa transgender di kampus, sementara 40,6% tidak setuju bahwa transgender harus mendapatkan hak yang sama dalam kehidupan sosial. Meskipun demikian, 62,5% responden menganggap penting adanya kajian Islam tentang transgender untuk memperdalam pemahaman mengenai isu ini. Penelitian ini menggaris bawahi perlunya pendekatan akademik yang lebih inklusif dan berbasis empati dalam membahas isu transgender dalam konteks keislaman.
Copyrights © 2025