Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pola co-parenting memengaruhi kestabilan emosi anak usia dini. Co-parenting mengacu pada kerja sama antara orang tua dalam mengasuh anak, baik dalam konteks keluarga utuh maupun terpisah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap lima anak usia 3–6 tahun dan orang tua mereka yang menerapkan pola co-parenting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang konsisten, pembagian peran yang jelas, serta respons emosional yang selaras antara kedua orang tua berkontribusi positif terhadap kestabilan emosi anak. Anak-anak dalam pola co-parenting yang sehat menunjukkan kemampuan mengelola emosi dengan lebih baik, seperti mampu menenangkan diri dan mengekspresikan perasaan secara tepat. Temuan ini menekankan pentingnya sinergi antar orang tua dalam mendukung perkembangan emosional anak sejak usia dini.
Copyrights © 2025