Siswa SMA sering menghadapi permasalahan pribadi, sosial, maupun akademik yang membutuhkan pendampingan, namun belum semua sekolah memiliki sistem pendukung yang memadai dalam bentuk konseling sebaya. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam mendampingi teman sebaya yang menghadapi berbagai permasalahan tersebut. Pelatihan dilaksanakan melalui metode interaktif seperti diskusi kelompok, simulasi (role play), dan studi kasus yang mendorong keterlibatan aktif peserta. Materi pelatihan mencakup konsep dasar konseling sebaya, keterampilan komunikasi efektif, teknik mendengarkan aktif, etika konseling, serta cara mengumpulkan data yang berarti dalam proses konseling. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berjalan dengan lancar dan efektif. Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan dalam menjalankan peran sebagai konselor sebaya. Dampak Kegiatan: Dengan adanya pelatihan ini, siswa mampu menjadi agen perubahan yang mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan emosional di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2025