Tue P. Lejap, Gracianus Edwin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Peran Siswa sebagai Konselor Sebaya melalui Pelatihan Konseling Dasar di SMAK St Arnoldus Yansen, Kupang, Nusa Tenggara Timur Tue P. Lejap, Gracianus Edwin; Wenyi Rohi, Enasely Mega; Margaretha, Dhiu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3705

Abstract

Siswa SMA sering menghadapi permasalahan pribadi, sosial, maupun akademik yang membutuhkan pendampingan, namun belum semua sekolah memiliki sistem pendukung yang memadai dalam bentuk konseling sebaya. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam mendampingi teman sebaya yang menghadapi berbagai permasalahan tersebut. Pelatihan dilaksanakan melalui metode interaktif seperti diskusi kelompok, simulasi (role play), dan studi kasus yang mendorong keterlibatan aktif peserta. Materi pelatihan mencakup konsep dasar konseling sebaya, keterampilan komunikasi efektif, teknik mendengarkan aktif, etika konseling, serta cara mengumpulkan data yang berarti dalam proses konseling. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berjalan dengan lancar dan efektif. Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan dalam menjalankan peran sebagai konselor sebaya. Dampak Kegiatan: Dengan adanya pelatihan ini, siswa mampu menjadi agen perubahan yang mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan emosional di lingkungan sekolah.
Pelatihan Mindfulness Untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Siswa Wenyi Rohi, Enasely Mega; Tue P. Lejap, Gracianus Edwin; Margaretha, Dhiu; Lio, Stefanus; Aprilius Un, Jefri Marianus; da Lopez, Waldetrudis Adelina
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20772

Abstract

Background: Kesehatan mental siswa menjadi aspek penting yang berpengaruh terhadap proses belajar dan perkembangan pribadi mereka. Namun, tekanan akademik dan dinamika sosial sering kali menimbulkan stres yang berdampak pada emosi, konsentrasi, serta kesejahteraan psikologis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan Mindfulness sebagai strategi self-care untuk membantu siswa meningkatkan kesadaran diri, mengelola emosi, serta menjaga keseimbangan mental. Metode: Pelaksanaan meliputi pemberian materi, praktik Mindfulness (seperti mindful breathing, body scan, dan mindful listening), refleksi perorangan, serta penulisan jurnal harian. Peserta kegiatan adalah siswa sekolah menengah yang mengikuti rangkaian pelatihan secara bertahap. Hasil: Kegiatan menunjukkan bahwa siswa merespons pelatihan dengan antusias, mampu mempraktikkan teknik Mindfulness dengan baik, serta merasakan dampak positif berupa peningkatan ketenangan, fokus belajar, dan kemampuan mengendalikan emosi. Kegiatan ini menegaskan bahwa Mindfulness tidak hanya relevan sebagai teori, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendampingan berkelanjutan, Mindfulness berpotensi menjadi strategi efektif dalam mendukung kesehatan mental siswa dan memperkuat layanan bimbingan di sekolah. Kesimpulan: Pelatihan Mindfulness yang diberikan kepada siswa terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran diri dan kesehatan mental. Melalui rangkaian kegiatan berupa pemberian materi, praktik Mindfulness, refleksi perorangan, hingga penulisan jurnal harian, siswa memperoleh pemahaman sekaligus pengalaman langsung mengenai pentingnya mengelola pikiran, perasaan, dan tubuh secara sadar. Selain itu kegiatan ini dirancang rencana keberlanjutan melalui kolaborasi dengan guru BK untuk mengintegrasikan praktik Mindfulness ke dalam layanan bimbingan sekolah. Dengan pendampingan berkelanjutan, Mindfulness berpotensi menjadi strategi efektif dalam mendukung kesehatan mental siswa dan memperkuat layanan bimbingan dan konseling di sekolah.