Urgensi pengembangan penilaian berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam pembelajaran bahasa Arab semakin meningkat di era digital, karena sebagian besar evaluasi keterampilan menyimak masih berfokus pada pemahaman literal, bukan pada analisis kritis, evaluasi mendalam, dan kreativitas. Penelitian ini mensintesis konsep HOTS dan strategi penilaian berbasis media audio-visual untuk merancang kerangka evaluasi inovatif. Dengan pendekatan kualitatif library research, 36 artikel (2019–2024) dipilih berdasarkan kriteria inklusi seperti relevansi, akses teks penuh, dan reputasi indeksasi (Scopus atau Sinta 1–2), lalu dianalisis menggunakan content analysis untuk mengidentifikasi pola penerapan HOTS dalam penilaian keterampilan menyimak. Hasil kajian menunjukkan bahwa media audio-visual lebih unggul dibanding media teks karena menghadirkan stimulus multimodal yang mendukung analisis kontekstual, penguatan kosakata, dan pengembangan skenario kreatif. Kajian ini berkontribusi secara teoretis dalam pemetaan kerangka penilaian berbasis HOTS pada pembelajaran bahasa Arab, serta memberikan kontribusi praktis berupa model evaluasi inovatif yang dapat diadopsi guru untuk meningkatkan keterampilan menyimak.
Copyrights © 2025