Selama ini, perawatan jenazah sering kali dianggap sebagai tugas khusus tokoh agama seperti imam kampung, muddin, atau kyai. Padahal, dalam ajaran Islam, kewajiban ini bersifat fardlu kifayah, yaitu tanggung jawab kolektif yang apabila telah dilaksanakan oleh sebagian orang, maka gugurlah kewajiban dari yang lain. Namun, jika tidak ada satu pun yang melaksanakannya, maka seluruh anggota masyarakat akan menanggung dosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas praktik tajhizul jenazah (perawatan jenazah) dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap fikih jenazah di MTsN 2 Lampung Utara. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik langsung tajhizul jenazah memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman konseptual, keterampilan praktik, serta sikap religius siswa. Pembelajaran berbasis praktik ini terbukti mampu memperkuat penguasaan materi fikih jenazah secara menyeluruh dan membentuk pengalaman spiritual yang bermakna bagi peserta didik.
Copyrights © 2024