Matcha merupakan bubuk teh hijau yang berasal dari negara Jepang, sering digunakan dalam prosesi upacara minum teh. Salah satu produk minuman yang mengandung matcha yaitu matcha latte. Matcha latte merupakan minuman matcha berbasis susu. Kolagen merupakan protein yang terdapat pada bagian kulit, tulang, tendon, dan organ lainnya. Jumlah kandungan proteinnya mencapai 30 persen dari protein total yang terdapat dalam hewan. Penelitian ini memiliki tujuan umum untuk mengetahui pemanfaatan kolagen sapi dalam produk pangan fungsional yaitu matcha latte. Selain itu, penelitian ini juga memiliki tujuan khusus untuk mengetahui pengaruh penambahan kolagen sapi terhadap mutu sensori dan aktivitas antioksidan pada produk matcha latte. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 1 faktor dengan 5 taraf perlakuan perbandingan bobot matcha dan bobot kolagen sapi (4,75:0,25, 4,5:0,5, 4,25:0,75, 4:1, 3,75:1,25). Analisis yang dilakukan yaitu pengujian mutu sensori yaitu uji sensori dan uji hedonik serta aktivitas antioksidan. Perbandingan bobot bubuk Matcha dan bobot kolagen sapi mempengaruhi nilai mutu sensori dengan parameter warna, rasa khas matcha, rasa manis, aroma khas matcha, aroma amis, kekentalan, aftertaste, dan overall dan aktivitas antioksidan.
Copyrights © 2025