Perkembangan teknologi digital memberikan pengaruh besar dalam pendidikan, namun anak-anak sekolah dasar sebagai generasi digital (digital natives) sering menggunakan gadget untuk hiburan, sehingga potensi teknologi sebagai sarana belajar, pengembangan kreativitas, dan pengasahan kemampuan berpikir kritis belum optimal. Pengabdian masyarakat ini bertujuan membekali siswa UPT SD Negeri 10 Tarowang, Kabupaten Jeneponto, dengan keterampilan literasi digital melalui pendekatan partisipatif edukatif, metode instruktur-mentor, dan learning by doing, sehingga siswa terlibat aktif dalam sosialisasi, praktik, serta evaluasi dan refleksi penggunaan teknologi secara tepat, aman, dan produktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman, kesadaran, dan keterampilan literasi digital, termasuk kemampuan menggunakan gadget untuk kegiatan edukatif, mengurangi ketergantungan pada hiburan, memahami prinsip digital citizenship, serta mengaplikasikan lima kompetensi literasi digital. Pendekatan ini terbukti efektif menumbuhkan keterlibatan aktif siswa, membekali mereka untuk memanfaatkan teknologi secara bijak, kreatif, dan bertanggung jawab, serta mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21 yang esensial bagi pendidikan dan kehidupan modern.
Copyrights © 2025