Pada masa remaja terjadi perubahan secara fisik, kognitif, dan sosial. Seorang anak yang semula menempati tubuh kecil seiring berjalannya waktu akan menempati tubuh baru yang menyerupai orang dewasa. Namun tidak hanya fisik saja yang berubah, kognitif dan peran sosial juga akan menyesuaikan dengan bertambahnya umur. Remaja yang masih menyesuaikan segala bentuk perubahan yang terjadi pada dirinya terkadang berbuat kesalahan, ragu, belum mengenali situasi yang terjadi dalam hidupnya. Hal ini karena belum matangnya fungsi kognitif dan bentuk eksplorasi identitas, tekanan dari sekitar dan kurangnya bimbingan dari lingkungan. Sosialisasi dan penyeluhan perilaku beresiko dan tindakan berbahaya diadakan dengan harapan dapat membantu mengantarkan remaja pada fase perubahan ini menjadi lebih mulus dan meminimalisir masalah yang akan dihadapinya.
Copyrights © 2025