Penelitian ini membahas adaptasi guru di SDN Cipaku 03 terhadap penggunaan Platform Merdeka Mengajar (PMM) dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dimana data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi ini sangat membantu guru muda, namun menjadi tantangan bagi guru senior yang kurang menguasai IT. Selain itu, keterbatasan infrastruktur seperti proyektor dan laptop juga menghambat optimalisasi PMM. Solusi yang diusulkan meliputi pelatihan, pendampingan, serta perbaikan infrastruktur. Dengan kolaborasi guru dan dukungan sekolah, PMM diharapkan meningkatkan kualitas pembelajaran sesuai prinsip Merdeka Belajar. Dukungan dari pihak sekolah, khususnya dari kepala sekolah, terhadap penggunaan PMM di SDN Cipaku 03 mendukung secara penuh.
Copyrights © 2024