Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai sadar wisata di kawasan Pantai Kerandangan, Senggigi, sebagai upaya mendukung pengembangan destinasi wisata berbasis kearifan lokal dan komunitas. Pantai Kerandangan memiliki potensi alam dan budaya yang tinggi, namun belum sepenuhnya dikelola dengan pendekatan yang melibatkan masyarakat secara aktif dan berkelanjutan. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada temuan awal bahwa sebagian besar masyarakat masih belum memahami secara utuh prinsip-prinsip dasar sadar wisata, seperti keamanan, ketertiban, kebersihan, kenyamanan, dan keramahan, yang sejatinya merupakan fondasi penting dalam membangun pengalaman wisata yang berkualitas. Kegiatan dilaksanakan pada 9 Juni 2025 dengan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif, yang menekankan pada keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap proses pembelajaran. Empat tahapan utama dilalui, yakni perencanaan, persiapan kegiatan, pelaksanaan, dan evaluasi. Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi interaktif, terlibat dalam Focus Group Discussion (FGD) untuk menggali potensi lokal, serta mengikuti simulasi pelayanan wisata berbasis budaya. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dari rata-rata skor 52,4 menjadi 85,7.Refleksi kelompok di akhir kegiatan memperlihatkan bahwa pendekatan ini efektif tidak hanya dalam meningkatkan pengetahuan, tetapi juga dalam menumbuhkan semangat kolaboratif serta komitmen untuk menjaga dan mempromosikan identitas budaya sebagai daya tarik wisata. Kegiatan ini diharapkan menjadi model yang dapat direplikasi di destinasi lain yang memiliki karakteristik serupa.
Copyrights © 2025