Dalam pendidikan di sekolah, minat belajar memegang peranan penting dalam mendorong motivasi peserta didik untuk berkonsentrasi dan fokus. Peserta didik termotivasi untuk berkonsentrasi dan memfokuskan perhatiannya pada kegiatan belajar. Minat belajar matematika dapat dilihat dari kurangnya antusiasme peserta didik dalam pelajaran matematika, terutama ketika diberikan tugas. Namun, berdasarkan hasil observasi yang dilakukan, diketahui bahwa peserta didik memiliki minat belajar matematika yang rendah. Minat belajar matematika dapat dilihat dari kurangnya antusiasme peserta didik dalam pelajaran matematika, terutama ketika diberikan tugas. Peserta didik dalam pelajaran matematika, terutama ketika diberikan tugas pada sore hari. Berdasarkan hasil temuan tersebut, maka dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk mengetahui pengaruh media Kahoot dalam meningkatkan minat peserta didik terhadap matematika. Berdasarkan hasil perlakuan yang dilakukan selama dua siklus dengan memberikan tugas individu terkait materi eksponen menggunakan Kahoot yang dikerjakan peserta didik melalui gadget masing-masing, diketahui bahwa terdapat peningkatan minat belajar peserta didik yang signifikan. Hal ini dapat dilihat dari presentase minat belajar peserta didik pada kegiatan pra siklus sebesar 67%. Pada kegiatan siklus I, persentase minat belajar siswa meningkat sebesar 15% menjadi 82%, dan pada kegiatan siklus II, persentase minat belajar siswa meningkat sebesar 15% menjadi 82%. Pada kegiatan siklus II, persentase minat belajar siswa juga meningkat sebesar 8% menjadi 90%. Dengan demikian, Kahoot memberikan dampak positif dan terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa.
Copyrights © 2024