Pendidikan sains paling efektif ketika memberikan pengalaman otentik yang mencerminkan praktik dan pendekatan profesional yang mengatasi isu-isu yang relevan dengan kehidupan siswa dan komunitas. Pengalaman pendidikan seperti ini menjadi semakin interdisipliner dan dapat ditingkatkan dengan menggunakan fabrikasi digital. Fabrikasi digital adalah proses mendesain objek untuk tujuan fabrikasi dengan mesin seperti printer 3D, pemotong laser, dan mesin Computer Numerical Control (CNC). Secara historis, alat-alat seperti ini sangat mahal dan sulit diakses; namun, kemajuan terkini dalam desain teknologi dibarengi dengan penurunan harga. Dalam ulasan ini, pertama-tama Peneliti menetapkan landasan historis dan teoritis yang mendukung penggunaan fabrikasi digital sebagai strategi pedagogi untuk meningkatkan pembelajaran. Peneliti secara khusus memilih untuk memusatkan perhatian pada pencetakan 3D karena jenis teknologi ini semakin maju, terjangkau, dan tersedia secara luas. Peneliti secara sistematis meninjau literatur selama 20 tahun terakhir yang mencirikan penggunaan pencetakan 3D dalam pendidikan biologi, dan hanya menemukan total 13 artikel yang berupaya menyelidiki manfaat bagi pembelajaran siswa. Meskipun nilai pedagogis dari kreasi berbasis siswa sangat didukung oleh literatur pendidikan, membuat klaim luas tentang pembelajaran siswa dalam kaitannya dengan penggunaan atau Pengembangan model cetak 3D dalam konteks pendidikan biologi merupakan tantangan tersendiri. Studi tambahan diperlukan untuk menyelidiki secara sistematis dampak penciptaan berbasis siswa di persimpangan antara pendidikan biologi dan teknik atau ilmu komputer.
Copyrights © 2024