Istilah Allah Anak dan Anak Allah merupakan dua ungkapan yang sering digunakan dalam tradisi Kristiani untuk menunjuk kepada Yesus Kristus sebagai pribadi kedua dari Allah Tritunggal. Namun, kedua sebutan ini sering kali menimbulkan kesalahpahaman baik di kalangan umat Kristen maupun dalam dialog lintas iman. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara teologis dan eksegetis makna kedua istilah tersebut, serta mengkaji implikasinya bagi kehidupan dan pengajaran gereja masa kini. Dengan menggunakan pendekatan analisis biblika dan teologi sistematika, tulisan ini menunjukkan bahwa istilah Allah Anak menekankan natur keilahian Yesus, sedangkan Anak Allah menegaskan relasi-Nya dengan Bapa dan karya penyelamatan-Nya bagi manusia. Pemahaman yang benar terhadap dua istilah ini menuntun gereja untuk mengajarkan Kristologi yang ortodoks, menghindari penyimpangan ajaran, dan memperkuat iman jemaat terhadap keilahian Kristus
Copyrights © 2025