Tanah merupakan bagian penting dalam suatu pekerjaan konstruksi, dimana tanah merupakan penopang bagi struktur diatasnya. Namun kondisi yang ditemukan dilapangan banyak dijumpai tanah yang kondisi sifat fisisnya tidak memenuhi standar. Sehingga perlu dilakukan perbaikan agar tanah tersebut dapat dipergunakan sebagai bagian dari kontruksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan kapur terhadap nilai kerapatan dan perubahan nilai California Bearing Ratio (CBR) terhadap pemberian kapur yang memiliki nilai maksimun. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahapan yaitu tahapan pertama pengujian fisik dan pengujian secara mekanik dan tahap kedua pengujian dengan menggunakan alat California Bearing Ratio (CBR) dengan metode unsoaked dengan persentase campuran kapur 5%,10%,15% dan 20%. Hasil menunjukkan Nilai kerapatan tanah mengalami peningkatan setelah dilakukan pemberian kapur. Peningkatan nilai kerapatan tertinggi terjadi pada persentase pemberian kapur 10% dengan nilai 1,571 g/cm2 kemudian kembali mengalami penurunan pada persentase 15% dan 20% dengan nilai masing-masing 1,534 g/cm2 dan 1,429 g/cm2. Nilai CBR mengalami peningkatan yang signifikan setelah dilakukan pemberian kapur, yaitu dari tanah natural dengan nilai CBR 3,698% meningkat 5,594% setelah pemberian kapur 10% nilai CBR menjadi 9,292%. Kemudian terjadi penurunan nilai CBR 0,932% pada pemberian kapur 20% nilai CBR menjadi 8,360%.
Copyrights © 2024