Artikel ini merupakan kajian kritis terhadap tulisan Markus Pudelko dan Neeraj K. Bhargava yang berjudul The Influence of Islam on the Economic Development of Muslim Countries. Artikel tersebut mengemukakan argumen bahwa Islam sebagai sistem budaya menghambat pertumbuhan ekonomi negara-negara Muslim, khususnya di kawasan Arab. Dengan menggunakan pendekatan studi pustaka dan analisis komparatif, artikel ini membantah generalisasi dan bias metodologis dalam tulisan tersebut. Kajian ini menemukan bahwa pendekatan yang mereduksi Islam ke dalam kategori budaya cenderung menyederhanakan kompleksitas hubungan antara agama, politik, dan ekonomi. Selain itu, terdapat bias geografis dalam generalisasi terhadap negara-negara Muslim. Temuan ini diperkuat dengan data dan studi dari negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, dan Turki yang membuktikan bahwa nilai-nilai Islam dapat selaras dengan pembangunan ekonomi modern apabila dijalankan secara kontekstual dan demokratis. Kajian ini menekankan pentingnya pendekatan yang lebih holistik dan adil dalam memahami keterkaitan antara Islam dan pembangunan ekonomi.
Copyrights © 2025