Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Asas Hukum Perjanjian Konvensional melalui Integrasi Nilai-Nilai Syariah Muhammad Haris Abdul Hakim; Nur Aziz Muslim; Aminatur Rosidah
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/sprg8r44

Abstract

Hukum perjanjian di Indonesia secara historis didasarkan pada prinsip-prinsip konvensional dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata), seperti kebebasan berkontrak, konsensualisme, pacta sunt servanda, dan itikad baik. Namun, asas-asas tersebut sering kali belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai normatif dan etis yang hidup dalam masyarakat Indonesia, khususnya nilai-nilai syariah seperti keadilan (‘adl), kejujuran (sidq), keterbukaan (bayan), kerelaan sejati (tarāḍīn), amanah, serta larangan unsur haram (riba, gharar, dan maisir). Artikel ini bertujuan untuk menganalisis upaya transformasi asas-asas hukum perjanjian konvensional melalui integrasi nilai-nilai syariah dalam rangka membangun sistem hukum nasional yang lebih adil, etis, dan religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif-yuridis dengan metode analisis konseptual dan komparatif terhadap doktrin hukum, regulasi perundang-undangan nasional, serta literatur fikih muamalah klasik dan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai syariah tidak hanya memperkaya dan memperdalam makna asas-asas hukum perjanjian, tetapi juga menghadirkan koreksi moral yang signifikan terhadap praktik kontraktual yang berpotensi eksploitatif. Dengan demikian, integrasi ini merupakan langkah strategis dalam pengembangan hukum kontrak yang responsif terhadap keadilan substansial dan nilai-nilai religius dalam masyarakat pluralistik seperti Indonesia.
Islam dan Pembangunan Ekonomi Negara-Negara Muslim: Telaah Kritis Atas Pandangan Pudelko dan Bhargava Muhammad Haris Abdul Hakim; Qomarul Huda; Mashudi; Aminatur Rosidah
Journal of Literature Review Vol. 1 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/8fz63v15

Abstract

Artikel ini merupakan kajian kritis terhadap tulisan Markus Pudelko dan Neeraj K. Bhargava yang berjudul The Influence of Islam on the Economic Development of Muslim Countries. Artikel tersebut mengemukakan argumen bahwa Islam sebagai sistem budaya menghambat pertumbuhan ekonomi negara-negara Muslim, khususnya di kawasan Arab. Dengan menggunakan pendekatan studi pustaka dan analisis komparatif, artikel ini membantah generalisasi dan bias metodologis dalam tulisan tersebut. Kajian ini menemukan bahwa pendekatan yang mereduksi Islam ke dalam kategori budaya cenderung menyederhanakan kompleksitas hubungan antara agama, politik, dan ekonomi. Selain itu, terdapat bias geografis dalam generalisasi terhadap negara-negara Muslim. Temuan ini diperkuat dengan data dan studi dari negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, dan Turki yang membuktikan bahwa nilai-nilai Islam dapat selaras dengan pembangunan ekonomi modern apabila dijalankan secara kontekstual dan demokratis. Kajian ini menekankan pentingnya pendekatan yang lebih holistik dan adil dalam memahami keterkaitan antara Islam dan pembangunan ekonomi.