Tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Talaga Kulon, Kabupaten Majalengka, belum optimal akibat struktur kelembagaan dan kapasitas sumber daya manusia yang terbatas, sehingga potensi ekonomi lokal belum tergarap secara maksimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan BUMDes melalui restrukturisasi organisasi dan peningkatan kapasitas pengelola. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif yang melibatkan 15 peserta terdiri dari pengurus BUMDes, perangkat desa, dan perwakilan masyarakat di Balai Desa Talaga Kulon. Proses kegiatan meliputi pelatihan, pendampingan teknis, dan evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test, observasi, serta Focus Group Discussion (FGD). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator keberhasilan: aspek pengetahuan (dari 45% menjadi 85%), sikap (dari 50% menjadi 90%), keterampilan (dari 40% menjadi 80%), partisipasi (dari 55% menjadi 88%), dan komitmen keberlanjutan (dari 30% menjadi 75%). Peningkatan ini mencerminkan keberhasilan dalam menumbuhkan pemahaman mengenai tata kelola profesional dan menghasilkan rancangan struktur organisasi baru yang lebih efektif. Disimpulkan bahwa pendampingan ini berhasil meningkatkan kapasitas pengurus dan membangun fondasi BUMDes yang lebih profesional, meskipun aspek keberlanjutan memerlukan pengawalan intensif untuk memastikan implementasi secara penuh.
Copyrights © 2024