Pentingnya pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini diperlukan stimulus dan pemilihan model pembelajaran yang tepat. Salah satu hal yang penting untuk dikembangkan adalah kecerdasan visual spasial, dimana kecerdasan ini mampu melatih imajinasi, kreativitas dan problem solving anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun di RA Al-Muttaqin Kota Tasikmalaya. Adapun untuk sampel dalam penelitian adalah kelompok B1 yang berjumlah 28 anak. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan pengolahan data menggunakan Microsoft exel 2010. Adapun aspek yang diteliti yaitu pengimajinasian (imaging), pengkonsepan (conceptualizing), pemecahan masalah (problem solving) dan pencarian pola (pattern seeking). Berdasarkan hasil temuan, dapat diketahui bahwa kecerdasan visual spasial anak usia 5-6 tahun pada aktivitas sentra di RA Al-Muttaqin berada pada kategori BSB (Berkembang Sangat Baik) dengan jumlah skor 41,55. Sentra balok menjadi sentra dengan perkembangan tertinggi sedangkan sentra imtaq menjadi sentra dengan perkembangan terendah. Hal ini dikarenakan faktor fokus, kedisiplinan, dan kemampuan mengikuti instruksi selama kegiatan sentra.
Copyrights © 2025