Penelitian ini berawal dari masalah rendahnya motivasi belajar siswa. Hal ini juga mengakibatkan rendahnya proses dan hasil belajar sisa pada IPAS kelas V Sekolah Dasar Negeri 296/VI Rantau Panjang. Tujuan penelitian untuk meningkatkan proses dan hasil belajar peserta didik serta motivasi belajar peserta didik menggunakan model somatic, auditory, visual, intelectual. penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Desain penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian ini dapat dilihat bahwa peningkatan proses pembelajaran guru, Siklus I yaitu 77,77% dengan kategori baik selanjutnya siklus II meningkat menjadi 91,38% dengan kategori sangat baik. Pada lembar observasi siswa selama proses belajar siklus I yaitu 56,25% dan selanjutnya siklus II meningkat menjadi 80,5% dengan kategori baik dan dinyatakan berhasil. Hasil penelitian motivasi belajar peserta didik siklus I 43,75% dan pada siklus II meningkat menjadi 82% dengan kategori sangat termotivasi dan dinyatakan berhasil. Hasil penelitian tes hasil belajar peserta didik siklus I 25% dan pada siklus II meningkat 81% sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa model somatic, auditory, visual, intelectual dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik. Berdasarkan data tersebut penggunaan model pembelajaran somatic, auditory, visual, intelectual terbukti efektif untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas V dan memberikan dampak positif pada hasil belajar mereka.
Copyrights © 2025