Penelitian ini bertujuan menelusuri peran lembaga keilmuan dalam membangun peradaban Islam pada masa Dinasti Ayyubiyah di Mesir. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, data diperoleh melalui kajian kritis terhadap dokumen sejarah, literatur klasik, dan jurnal ilmiah terkait pendidikan Islam. Hasil penelitian mengungkap bahwa madrasah berfungsi sebagai instrumen ideologis, sosial, dan epistemik dalam memperkuat identitas Sunni serta menjaga stabilitas sosial-politik. Kajian ini menegaskan relevansi teori institusionalisme dan memberikan refleksi praktis bagi penguatan pendidikan Islam modern yang berakar pada nilai historis, serta mendorong eksplorasi sumber primer di masa mendatang.
Copyrights © 2025