Abstrak. Penelitian ini bertujuan merefleksikan penerapan model pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) dalam penguatan ecoliteracy di SDI Hartaco Indah Makassar. Menggunakan pendekatan studi kasus reflektif dengan analisis naratif-tematik. Hasil menunjukkan bahwa penerapan STEAM berpengaruh signifikan terhadap peningkatan ecoliteracy siswa, dengan nilai t = -33,448 (p < 0,05) dan N-Gain 0,627 (kategori sedang). Siswa menunjukkan peningkatan pengetahuan ekologis, sikap peduli, dan perilaku pro-lingkungan melalui proyek kreatif seperti daur ulang galon bekas. Refleksi guru mengungkap bahwa integrasi logika ilmiah dan nilai estetika dalam pembelajaran menumbuhkan kesadaran ekologis yang autentik. Penelitian ini menegaskan bahwa STEAM berpotensi menjadi strategi efektif dalam pendidikan dasar berkelanjutan untuk membentuk generasi ecoliterate, inovatif, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.Kata Kunci: STEAM Learning, Ecoliteracy, Pendidikan Dasar
Copyrights © 2025