SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya
Volume 20, Nomor 2 (Oktober 2025)

REGULASI EKONOMI DIGITAL: PERSPEKTIF HUKUM DAN DAMPAK SOSIAL

Said, Zainal (Unknown)
Sukri, Indah Fitriani (Unknown)
Ariska, Dwi Putri (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Oct 2025

Abstract

Perkembangan ekonomi digital di Indonesia membawa perubahan signifikan dalam struktur ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat, termasuk di wilayah Ajatappareng. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji regulasi ekonomi digital dari perspektif hukum serta menganalisis dampak sosial yang ditimbulkan di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan wawancara mendalam terhadap pelaku usaha digital, akademisi, dan aparat penegak hukum. Wawancara dilakukan dengan mengambil sampel dari objek penelitian yakni melalui informasi dari dinas Perindustrian dan Perdagangan daerah setempat yang dicocokkan dengan Perda yang telah dibuat untuk memberikan perlindungan hukum bagi pelaku usaha yang ada, selain itu berguna untuk mengukur sejauh mana Perda terkait izin pendirian swalayan dapat diharmonisasikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa regulasi yang ada masih menghadapi tantangan dalam hal penegakan hukum, perlindungan konsumen, serta kesenjangan akses digital. Secara sosial, ekonomi digital memberikan peluang peningkatan ekonomi lokal namun juga memunculkan risiko ketimpangan digital dan perubahan pola interaksi sosial. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kerangka hukum yang adaptif serta kebijakan inklusif yang mampu mengakomodasi dinamika ekonomi digital di tingkat lokal.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

supremasi

Publisher

Subject

Education Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

egal Studies: Criminal law, civil law, constitutional law, human law, customary law, Islamic law, government and regional autonomy. Pancasila and Civic Education: Studies of the state foundation and ideology, democracy, conflict resolution, nationalism, Pancasila and civic education, national ...