Perairan pesisir Bomo Banyuwangi merupakan wilayah pesisir yang potensial yang menjadi habitat bagi berbagai organisme akuatik. Adanya pengaruh antropogenik dapat berpotensi mempengaruhi kondisi perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi lingkungan perairan berdasarkan penentuan tingkat kesuburan dan status pencemaran air pesisir Bomo. Penelitian dilaksanakan di wilayah pesisir Bomo dengan pengambilan sampel di tiga stasiun yang diambil berdasarkan jarak perairan dari daratan. Setiap stasiun diambil sampel sebanyak 3 kali ulangan yang diambil selama 2 bulan pengamatan. Pengambilan sampel meliputi parameter kualitas air yang terdiri dari parameter fisika, kimia, dan biologi yang dianalisis secara insitu maupun exsitu. Data kualitas air dianalisis tingkat kesuburannya menggunakan pendekatan Trophic State Index (TSI) dan Trophic Level Index (TLI). Status pencemaran air dianalisis berdasarkan indeks storet dan indeks pencemaran (pollution index). Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa tingkat kesuburan perairan berada pada kategori eutrofik dengan nilai TSI 74,31-76,58 dan super-eutrofik dengan nilai TLI 6,39-6,84, sedangkan status pencemaran air dipesisir Bomo tergolong memiliki pencemaran yang tinggi dengan nilai indeks storet -37 dan -41 pada bulan Juli dan September dan berdasarkan indeks pencemaran (IP) memiliki nilai 9,10 dan 5,77 untuk masing-masing bulan Juli dan September. Hal ini menandakan bahwa adanya masukan limbah ke perairan yang mempengaruhi kondisi perairan pesisir Bomo. Bomo Coastal Water Banyuwangi are a potential coastal area that is a habitat for various aquatic organisms. The presence of anthropogenic activity can potentially affect the condition of the waters. This study aims to determine the condition of the aquatic environment based on determining the level of trophic status and pollution status of the Bomo coastal waters. The study was conducted in the coastal area of Bomo by taking samples at three stations taken based on the distance of the waters from the mainland. Each station was sampled 3 times during 2 months of observation. Sampling included water quality parameters consisting of physical, chemical, and biological parameters which were analyzed in situ and ex situ. Water quality data were analyzed for their trophic status using the Trophic State Index (TSI) and Trophic Level Index (TLI) approaches. Pollution status was analyzed based on the storet index and pollution index. Based on the results of the study, it was found that the level of water trophic status was in the eutrophic category with a TSI value of 74.31-76.58 and super-eutrophic with a TLI value of 6.39-6.84, while the status of water pollution on the Bomo coastal waters was classified as having high pollution with a Storet Index value of -37 and -41 in July and September and based on the Pollution Index had a value of 9.10 and 5.77 for July and September respectively. This indicates that there is waste input into the waters that affects the condition of the Bomo coastal waters.
Copyrights © 2025