Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi penguatan kompetensi pengurus dalam rangka mewujudkan keberlanjutan Koperasi Merah Putih di Desa Talabiu, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Koperasi memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi pedesaan, namun keberhasilan jangka panjangnya sangat bergantung pada kapasitas manajerial dan kepemimpinan para pengurusnya. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi yang melibatkan pengurus koperasi, anggota, serta pemangku kepentingan eksternal yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi koperasi meliputi keterbatasan keterampilan manajerial, ketiadaan sistem evaluasi kinerja yang terstruktur, dan rendahnya kualitas pelayanan kepada anggota. Minimnya pelatihan dan dukungan kelembagaan turut menghambat kinerja koperasi dan partisipasi anggota. Studi ini merekomendasikan strategi yang bersifat kontekstual dan partisipatif, meliputi pelatihan berbasis kebutuhan, pendampingan kelembagaan, serta penyusunan sistem penilaian kinerja secara berkala. Penguatan kompetensi pengurus koperasi tidak hanya meningkatkan tata kelola organisasi, tetapi juga mendorong keberlanjutan jangka panjang dan kepercayaan masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan sumber daya manusia koperasi serta menawarkan model bagi koperasi desa lainnya yang menghadapi tantangan serupa.
Copyrights © 2025