Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Green Product dan Green Price terhadap Keputusan Pembelian pada Product Glad 2 Glow di Kota Bima Muhammad Prayoga; Devi Dwi Anggraini; Arni Ramdaniati; Sahrul Akbar; Juhal Hidayat; Sri Ernawati
Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol. 1 No. 3 (2025): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/mzc4gk07

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Green Product dan Green Price terhadap Keputusan Pembelian Product Glad 2 Glow di kota Bima. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya kesadaran konsumen terhadap isu lingkungan yang mendorong preferensi terhadap produk ramah lingkungan, khususnya pada sektor kosmetik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan Teknik purposive sampling terhadap 50 responden yang merupakan konsumen Glad 2 Glow. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukan bahwa Green Product berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian, sedangkan Green Price berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pelaku usaha lokal untuk terus meningkatkan kualitas produk ramah lingkungan serta menyesuaikan strategi harga agar tetap kompetitif dan mencerminkan nilai keberlanjutan.
Strategi Pengembangan dan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Desa Talabiu Sahrul Akbar; Muhammad Rimawan; Muhammad Badar; Chaerul Anam
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): NOVEMBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/5re3g370

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berbasis pada potensi lokal di Desa Talabiu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. UMKM memiliki peranan penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa, namun pengembangannya masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan modal, akses pasar, dan kapasitas manajerial. Desa Talabiu memiliki berbagai potensi lokal seperti kerajinan tangan, produk pertanian, dan makanan olahan tradisional yang belum dimanfaatkan secara optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang efektif dalam pengembangan UMKM di Desa Talabiu meliputi: penguatan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan dan pendampingan, pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran, serta dukungan dari pemerintah desa dan lembaga keuangan lokal. Kolaborasi antar pelaku UMKM juga menjadi faktor kunci dalam meningkatkan daya saing produk lokal. Penelitian ini merekomendasikan perlunya perencanaan strategis berbasis potensi lokal yang berkelanjutan guna mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara inklusif.
Strategi Penguatan Kompetensi Pengurus dalam Mewujudkan Keberlanjutan Koperasi Merah Putih di Desa Talabiu Sahrul Akbar; Chaerul Anam; Muhammad Rimawan; Muhammad Badar
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/arjm5373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi penguatan kompetensi pengurus dalam rangka mewujudkan keberlanjutan Koperasi Merah Putih di Desa Talabiu, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Koperasi memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi pedesaan, namun keberhasilan jangka panjangnya sangat bergantung pada kapasitas manajerial dan kepemimpinan para pengurusnya. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi yang melibatkan pengurus koperasi, anggota, serta pemangku kepentingan eksternal yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi koperasi meliputi keterbatasan keterampilan manajerial, ketiadaan sistem evaluasi kinerja yang terstruktur, dan rendahnya kualitas pelayanan kepada anggota. Minimnya pelatihan dan dukungan kelembagaan turut menghambat kinerja koperasi dan partisipasi anggota. Studi ini merekomendasikan strategi yang bersifat kontekstual dan partisipatif, meliputi pelatihan berbasis kebutuhan, pendampingan kelembagaan, serta penyusunan sistem penilaian kinerja secara berkala. Penguatan kompetensi pengurus koperasi tidak hanya meningkatkan tata kelola organisasi, tetapi juga mendorong keberlanjutan jangka panjang dan kepercayaan masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan sumber daya manusia koperasi serta menawarkan model bagi koperasi desa lainnya yang menghadapi tantangan serupa.
AKSI BERSIH LINGKUNGAN UPAYA PENGUATAN KESADARAN DAN GOTONG ROYONG OLEH MAHASISWA DI DESA TALABIU KABUPATEN BIMA Alwi, Alwi; Rimawan, M; Mutiah, Hanifah; Akbar, Sahrul
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan kebersihan lingkungan dan menurunnya praktik gotong royong masih menjadi tantangan di berbagai wilayah pedesaan. Kondisi tersebut mendorong perlunya upaya penguatan kesadaran lingkungan dan partisipasi masyarakat melalui kegiatan yang bersifat partisipatif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan memperkuat nilai gotong royong masyarakat melalui aksi bersih lingkungan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bima di Desa Talabiu, Kabupaten Bima. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan kebersihan, meliputi pembersihan lingkungan sekitar permukiman, tempat ibadah (masjid dan mushola), serta Tempat Pemakaman Umum (TPU). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, yang ditandai dengan keterlibatan aktif warga selama pelaksanaan kegiatan dan perubahan kondisi lingkungan menjadi lebih bersih, rapi, dan tertata. Selain berdampak pada aspek fisik lingkungan, kegiatan ini juga memperkuat interaksi sosial dan menumbuhkan kembali semangat gotong royong sebagai nilai sosial masyarakat desa. Peran mahasiswa sebagai fasilitator dan agen perubahan berkontribusi dalam mendorong keterlibatan masyarakat secara aktif melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif. Kegiatan ini dapat disimpulkan sebagai model pengabdian kepada masyarakat yang efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dan memperkuat nilai gotong royong, serta berpotensi untuk direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik sosial yang serupa.