An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan)
Vol. 4 No. 6: November 2025

HISTORISITAS RELASI ANTARA SAINS DAN AGAMA: TITIK TEMU SAINS-AGAMA SERTA TOKOH TOKOH PEMIKIRAN

Mutmainah (Unknown)
Arditya Prayogi (Unknown)
Siti Rohmah (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Nov 2025

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara sains dan agama yang selama ini sering dianggap bertentangan. Tujuan utama penelitian ini untuk memahami bagaimana kedua bidang tersebut dapat berjalan secara harmonis melalui beberapa pendekatan yang berbeda. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis pemikiran dari tokoh-tokoh penting seperti Al-Farabi, Ibnu Sina, dan Ian G. Barbour. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sains dan agama memiliki potensi besar untuk saling melengkapi melalui pendekatan dialog, independensi, dan integrasi. Sains memberikan penjelasan empiris mengenai fenomena alam, sedangkan agama memberikan nilai dan makna eksistensial yang mendalam. Dengan menerapkan ketiga pendekatan tersebut, sains dan agama tidak hanya dapat berdampingan tetapi juga bersama-sama memperkaya pencarian kebenaran mengenai realitas dan penciptaan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengakuan terhadap peran antara sains dan agama dapat meningkatkan rasa saling menghormati serta memperluas wawasan manusia dalam menghadapi permasalahan kontemporer. Kesimpulannya, hubungan antara sains dan agama dapat dipahami secara harmonis sebagai bagian dari usaha manusia dalam memahami keberadaan dan makna hidup

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

annajah

Publisher

Subject

Religion Humanities Social Sciences

Description

Jurnal An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) khusus membahas masalah pendidikan Islam. Ruang lingkup jurnal meliputi penelitian, pemikiran pendidikan Islam, dan kerja lapangan tentang pendidikan Islam. Pendekatannya bersifat interdisipliner, melingkupi, dan menggabungkan perspektif ...