Permasalahan pada penelitian ini adalah Kecepatan Tendangan Sabit yang kurang baik ketika observasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh latihan Training Resistance Xander dan Latihan Reserve Crossover terhadap Frekuensi Tendangan Sabit pada Atlet Klub Dhega Mardiansyah. Dalam penelitian ini penulis meneliti tentang Latihan Training Resistance Xander dan Latihan Reserve Crossover terhadap Frekuensi Tendangan Sabit. Metode yang digunakan penelitian ini adalah Metode Experimen dengan Design penelitian The Pre-test Posttest two Treatment Design. Didalam penelitian ini penulis mengambil sampel sebanyak 20 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kecepatan tendangan selama 10 detik. Berdasarkan pengolahan dan analisis data peningkatan dari hasil test awal latihan Training Resistance Xander uji hipotesis dengan uji-t sampel sejenis diperoleh t-hitung latihan Training Resistance Xander yaitu 5,417> t-tabel 1,833 dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Maka peneliti mengambil kesimpulan yaitu : “ ada pengaruh latihan Training Resistance Xander terhadap Frekuensi Tendangan Sabit pada Atlet Klub Dhega Mardiansyah Tahun 2023â€. Sedangkan uji hipotesis dengan uji t sampel sejenis diperoleh nilai t-hitung latihan Reserve Crossover yaitu 5,746> t-tabel 1,833 dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Maka peneliti mengambil kesimpulan yaitu : “ada pengaruh latihan Reserve Crossover terhadap Frekuensi Tendangan Sabit pada Atlet Klub Dhega Mardiansyah Tahun 2023
Copyrights © 2023