Pendidik merupakan komponen terpenting dalam dunia pendidikan yang berperan sebagai figur teladan di lingkungannya, mengarahkan anak didiknya menuju masa depan yang lebih cerah. Sebagai ujung tombak dalam memberantas kebodohan dan kemaksiatan, pendidik harus memiliki karakteristik Qur’ani dengan pendekatan yang persuasif dan konstruktif. Meskipun Al-Qur’an menyebutkan setidaknya empat klasifikasi pendidik, pada dasarnya semuanya memiliki "kesamaan" dalam membina anak didik sesuai dengan objeknya masing-masing dan berujung pada penegakan kalimatullah. Mengenai keikhlasan pendidik dalam Al-Qur’an, mereka diharapkan tidak mengharapkan imbalan apa pun saat mentransfer ilmu kepada orang lain, yang perlu ditanamkan sejak dini. Namun, sebagai pendidik, mereka memiliki dua kewajiban bersamaan: menyampaikan ilmu dan mencerdaskan masyarakat, serta memenuhi kebutuhan hidupnya. Kedua kewajiban ini harus terpenuhi tanpa mengurangi keikhlasan yang dianjurkan dalam Al-Qur’an. Oleh karena itu, pendidik menurut Al-Qur’an adalah penentu kebaikan generasi muda masa depan, karena di tangan pendidiklah generasi muda akan menjadi generasi yang tangguh dan siap melanjutkan estafet kepemimpinan masa depan yang lebih damai dan sejahtera sesuai dengan ajaran Al-Qur’an.
Copyrights © 2025