Pengabdian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Culinary Walking Tour berbasis produk kuliner Bekamal di Desa Gintangan, Kabupaten Banyuwangi, sebagai upaya untuk mengoptimalkan potensi wisata gastronomi lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat setempat, pengrajin Bekamal, dan mahasiswa dalam pelatihan, pendampingan, serta simulasi tur kuliner. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa implementasi Culinary Walking Tour mampu memberikan pengalaman edukatif dan interaktif bagi wisatawan, memperkenalkan sejarah dan proses pembuatan Bekamal, serta memperkuat identitas kuliner Desa Gintangan. Selain itu, peran pemandu wisata (Guide) yang kompeten dalam menyampaikan informasi gastronomi sangat krusial dalam memperkaya pengalaman wisatawan. Keberlanjutan program dapat dicapai melalui pelatihan berkelanjutan, penguatan promosi, dan kolaborasi dengan pemerintah serta instansi terkait.
Copyrights © 2025