Abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan digital dan transformasi digital dalam manajemen sekolah terhadap kualitas pembelajaran pada SMA di Kabupaten Maros. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksplanatori melalui survei terhadap kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pembelajaran (β = 0,345; t = 5,571; p < 0,001), demikian pula transformasi digital dalam manajemen sekolah secara signifikan meningkatkan kualitas proses dan pengalaman belajar di kelas (β = 0,587; t = 7,725; p < 0,001). Analisis lebih lanjut mengindikasikan bahwa pengaruh tidak langsung kepemimpinan digital terhadap kualitas pembelajaran melalui transformasi digital juga signifikan (β = 0,365; t = 7,342; p < 0,001), sehingga transformasi digital menjadi saluran penting yang mengkonversi praktik kepemimpinan digital kepala sekolah ke dalam peningkatan kualitas pembelajaran. Secara praktis, temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas kepemimpinan digital kepala sekolah serta perencanaan dan implementasi program transformasi digital yang terstruktur, termasuk pengembangan sistem informasi sekolah dan pemanfaatan TIK dalam pembelajaran oleh dinas pendidikan daerah. Secara akademik, penelitian ini berkontribusi dengan mengintegrasikan kepemimpinan digital dan transformasi digital dalam satu model struktural untuk menjelaskan kualitas pembelajaran pada konteks pendidikan menengah di Kabupaten Maros Kata Kunci: Kepemimpinan digital, Transformasi digital, Manajemen sekolah, kualitas pembelajaran
Copyrights © 2025