Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena burnout pada karyawan organik di PT Telkom Witel Sulut-Malut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis untuk memahami secara mendalam pengalaman subjektif karyawan terhadap gejala burnout yang mereka alami. Subjek penelitian terdiri dari dua informan utama dan empat informan pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, sedangkan analisis data menggunakan teknik triangulasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua subjek mengalami burnout yang ditandai oleh kelelahan emosional, depersonalisasi, serta penurunan pencapaian personal. Burnout dipicu oleh kombinasi tekanan kerja tinggi, kurangnya dukungan emosional dari lingkungan kerja, minimnya penghargaan terhadap kinerja, dan ketidakseimbangan antara tuntutan profesional dan kebutuhan personal.
Copyrights © 2025