Pendidikan seumur hidup adalah gagasan krusial di dalam Islam yang menyatakan bahwa pembelajaran tidak terbatas oleh umur atau tingkat pendidikan formal, melainkan berjalan terus menerus selama hidup seseorang. Gagasan ini didukung oleh ajaran Al-Qur'an dan hadis yang menyoroti kewajiban mencari pengetahuan sebagai elemen utama dalam membentuk moral dan kedewasaan rohani. Dari sudut pandang Abdurrahman Wahid (Gus Dur), pendidikan sepanjang hayat bukan sekadar kegiatan intelektual, melainkan proses pembebasan manusia dari keterbelakangan, sikap intoleran, dan ketimpangan sosial. Gus Dur menitikberatkan pada prinsip-prinsip kemanusiaan, kemerdekaan berpikir, serta penghormatan terhadap keragaman sebagai dasar pendidikan yang tetap relevan di segala zaman. Dengan kemajuan teknologi dan perubahan sosial yang begitu pesat, gagasan ini kian mendesak, sebab ia mendorong setiap orang untuk selalu menyesuaikan diri, memperluas pandangan, dan meningkatkan kesadaran etis. Penelitian ini bermaksud menelaah dasar, nilai, serta urgensi pendidikan sepanjang hayat dalam Islam melalui kacamata Gus Dur, agar dapat berkontribusi pada pengembangan pendidikan Islam yang lebih terbuka, maju, dan sesuai dengan tuntutan masa kini.
Copyrights © 2025