Penggunaan gadget yang semakin intensif pada siswa sekolah menimbulkan berbagai tantangan, mulai dari menurunnya konsentrasi belajar hingga meningkatnya risiko stres akibat paparan digital yang berlebihan. Permasalahan ini teridentifikasi pula pada siswa SMKN 10 Makassar, yang menunjukkan kecenderungan penggunaan perangkat digital dalam durasi panjang untuk keperluan akademik maupun hiburan. Kondisi tersebut menegaskan pentingnya penguatan kesadaran digital wellbeing agar siswa mampu mengatur waktu penggunaan gadget secara lebih sehat dan produktif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMKN 10 Makassar mengenai konsep digital wellbeing serta membekali mereka dengan keterampilan praktis dalam mengelola waktu penggunaan perangkat melalui pelatihan dan simulasi aplikasi manajemen penggunaan gadget. Metode pelaksanaan mencakup penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung menggunakan aplikasi pengatur waktu, dan diskusi reflektif untuk membantu siswa mengevaluasi pola penggunaan gadget sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa terhadap risiko penggunaan gadget yang tidak terkontrol dan bertambahnya kemampuan mereka dalam memanfaatkan aplikasi pendukung untuk mengatur durasi penggunaan perangkat. Selain itu, siswa memberikan respon positif terhadap pendekatan pelatihan berbasis praktik karena membantu mereka memahami strategi pengelolaan waktu secara lebih efektif. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan penggunaan teknologi yang lebih sehat dan mendukung peningkatan produktivitas belajar siswa.
Copyrights © 2025