Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi digital siswa, perilaku cyberbullying, serta pengaruh literasi digital terhadap perilaku cyberbullying di kalangan pengguna media sosial pada siswa SMA Negeri 5 Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner berisi 31 pernyataan yang disebarkan secara daring kepada 113 siswa kelas X, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat literasi digital tinggi, sementara perilaku cyberbullying berada pada kategori sangat rendah. Analisis data menunjukkan adanya hubungan negatif yang lemah antara literasi digital dan perilaku cyberbullying, yang berarti semakin tinggi literasi digital siswa, maka kecenderungan melakukan cyberbullying cenderung menurun. Meskipun pengaruhnya tidak signifikan secara kuat, temuan ini mengindikasikan bahwa literasi digital tetap berperan penting dalam membentuk perilaku positif di ruang digital. Dengan demikian, peningkatan literasi digital dapat menjadi strategi efektif dalam upaya pencegahan perilaku negatif di media sosial, khususnya di kalangan remaja sekolah menengah.
Copyrights © 2025