Komunitas taman baca Post Buku di Naimata, Kupang, menghadapi tantangan dalam mengemas kegiatan literasi agar lebih menarik, karena metode yang digunakan masih bersifat konvensional. Program Musikal Nusantara hadir sebagai solusi dengan memadukan cerita rakyat, musik tradisional, dan seni interaktif untuk meningkatkan apresiasi budaya anak-anak sekaligus memperkuat kapasitas pengelola taman baca. Metode pengabdian dilakukan melalui tiga pendekatan: (1) literasi budaya berbasis multimedia dengan animasi cerita rakyat, (2) pembelajaran kreatif melalui permainan mewarnai alat musik tradisional, dan (3) interaksi musikal lewat nyanyian bersama lagu daerah. Sebanyak 25 anak dilibatkan, bersama pengelola taman baca dan fasilitator mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman anak terhadap nilai moral cerita rakyat, tumbuhnya kebanggaan terhadap musik daerah, serta meningkatnya kreativitas, motivasi, dan rasa percaya diri mereka. Selain itu, pengelola taman baca memperoleh keterampilan awal dalam storytelling dan seni pertunjukan berbasis budaya lokal. Simpulan menunjukkan bahwa pendekatan multisensorik dan interaktif lebih efektif dibandingkan metode konvensional. Program ini penting karena tidak hanya menumbuhkan kecintaan anak pada warisan budaya Nusantara, tetapi juga memperkuat keberlanjutan literasi berbasis budaya lokal melalui model pembelajaran kreatif yang relevan dengan generasi masa kini.
Copyrights © 2025