Indikator derajat kesehatan suatu negara ditentukan oleh beberapa aspek diantaranya angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Antenatal care (ANC) yang komprehensif berperan penting dalam menurunkan AKI dan AKB serta mendeteksi risiko kesehatan ibu dan anak. Untuk itu diperlukan kepatuhan ibu hamil untuk melakukan ANC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ANC pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif cross sectional. Populasi dalam penelitian ini ibu hamil, pengambilan sampel menggunakan tekhnik purposive sampling berjumlah 181 ibu hamil. Teknik pengumpulan data dengan wawancara menggunakan instrument berupa kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dengan nilai corrected item-total correlation >0,514 dan uji reliabilitas dengan nilai Cronbach alpha >0,8. Uji Chi Square digunakan untuk analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki katagori pengetahuan cukup (52,5%), sebagian kecil sikap responden mendukung (48,1%), sebagian besar responden mendapat dukungan suami (61,3%) dan sebagian besar patuh melakukan ANC (66,9%). Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan responden dengan kepatuhan ANC (p-value 0,001). Terdapat hubungan yang signifikan antara sikap responden dengan kepatuhan ANC (p-value 0,001). Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan kepatuhan ANC (p-value 0,001). Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi faktor yang berkontribusi terhadap hubungan antara pengetahuan, sikap dan dukungan suami dengan kepatuhan ANC ibu hamil seperti umur, pendidikan dan paritas sehingga didapatkan pendekatan yang lebih tepat untuk meningkatkan kesadaran ibu hamil dalam melakukan ANC.
Copyrights © 2025