Perkembangan media sosial yang semakin pesat memunculkan berbagai bentuk interaksi digital sekaligus risiko munculnya cyberbullying. Korban cyberbullying kerap mengalami dampak psikologis serius, salah satunya penurunan self-esteem. Self-esteem rendah berpengaruh pada cara individu memandang dirinya, kemampuan adaptasi, serta kualitas relasi sosial. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi faktor-faktor yang menyebabkan penurunan self-esteem pada korban cyberbullying. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi terhadap dua partisipan utama (GS 21 tahun dan AN 20 tahun), disertai wawancara significant other untuk memperkuat data. Hasil penelitian menunjukkan penurunan self-esteem dipengaruhi faktor internal seperti pikiran negatif, self-blame, perasaan tidak berharga, citra tubuh negatif, serta penarikan diri sosial, dan faktor eksternal seperti perundungan daring berulang, tekanan sosial digital, dan minimnya dukungan emosional. Partisipan yang memperoleh dukungan sosial memadai menunjukkan pemulihan self-esteem lebih cepat dibandingkan yang tidak mendapat dukungan. Kesimpulannya, penurunan self-esteem korban cyberbullying tidak hanya ditentukan oleh intensitas perundungan, tetapi juga proses internalisasi stigma, regulasi emosi, dan kualitas dukungan sosial yang diterima.
Copyrights © 2025