Pengolahan buah menjadi keripik merupakan solusi untuk memperpanjang masa simpan dan meningkatkan nilai tambah produk hortikultura. Namun, keterbatasan teknologi pengeringan yang efisien dan ramah lingkungan masih menjadi tantangan dalam produksi keripik buah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, dalam memproduksi keripik buah menggunakan teknologi pengering tipe rak berbahan bakar gas yang efisien, hemat energi, dan higienis. Metode yang digunakan adalah pelatihan berbasis praktik langsung, yang melibatkan 25 pelaku UMKM dan anggota kelompok tani di Desa Kayangan. Pelatihan ini mencakup teori dasar pengeringan, demonstrasi penggunaan alat pengering, serta evaluasi hasil pengeringan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap prinsip kerja alat pengering dan kemampuan mengoperasikannya. Pengeringan menggunakan teknologi ini mampu mengurangi waktu pengeringan hingga 30%, dengan kualitas produk yang lebih merata, kadar air lebih rendah (10–12%), dan tekstur yang lebih renyah dibandingkan dengan metode penjemuran tradisional. Selain itu, teknologi ini juga berhasil mengurangi limbah hasil pertanian dengan memanfaatkan buah yang tidak terjual menjadi produk olahan. Pelatihan ini diharapkan dapat mendukung pemberdayaan ekonomi desa melalui peningkatan kualitas produk dan keberlanjutan usaha berbasis pengolahan hasil pertanian.
Copyrights © 2025