Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh faktor internal keluarga terhadap minat belajar siswa di SMAN 2 Sape. Faktor internal keluarga yang diteliti meliputi perhatian orang tua, dukungan keluarga, komunikasi dalam keluarga, dan kondisi sosial ekonomi keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMAN 2 Sape dengan sampel sebanyak 100 siswa yang diambil menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket tertutup dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis regresi linier sederhana dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal keluarga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat belajar siswa dengan koefisien determinasi sebesar 68,7%. Perhatian orang tua merupakan faktor yang paling dominan dengan kontribusi sebesar 45,3%, diikuti oleh komunikasi dalam keluarga (15,2%), dukungan emosional orang tua (12,8%), dan kondisi sosial ekonomi keluarga (8,4%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor non-material seperti perhatian, komunikasi, dan dukungan emosional dari orang tua lebih berpengaruh terhadap minat belajar siswa dibandingkan dengan kondisi sosial ekonomi keluarga. Implikasi penelitian ini merekomendasikan perlunya kerjasama yang erat antara pihak sekolah dan orang tua siswa untuk menciptakan sinergi dalam meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa.
Copyrights © 2025