Perkembangan definisi museum kontemporer menempatkannya sebagai institusi publik yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan dan pamer koleksi, tetapi juga sebagai ruang riset, konservasi, komunikasi, serta edukasi yang bersifat reflektif dan menyenangkan. Dalam konteks ini, museum daerah di Indonesia diharapkan mampu merepresentasikan identitas budaya lokalnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi arsitektur budaya Melayu Riau melalui desain bangunan Museum Sang Nila Utama di Pekanbaru. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode studi pustaka, observasi lapangan, dan dokumentasi visual. Hasil analisis menunjukkan bahwa museum ini mengadopsi elemen-elemen arsitektur tradisional Melayu Riau, seperti atap limas, selembayung, dan ornamen etnik yang diinterpretasikan secara kontemporer melalui pendekatan arsitektur neo-vernakular. Dengan demikian, bangunan museum berfungsi sebagai medium representasi arsitektur budaya lokal yang meneguhkan identitas Melayu Riau, sekaligus menjadi model representatif bagi pengembangan desain museum berbasis nilai budaya lokal di Indonesia pada masa mendatang. Kata Kunci: Arsitektur Neo-Vernakular, Budaya Melayu Riau, Museum, Representasi Arsitektur
Copyrights © 2025