Problematika dalam penelitian ini adalah mengkaji pengerusakan laut yang dilakukan oleh manusia dalam buku puisi Biografi Tubuh Nabi karya Royyan Julian. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan puisi-puisi yang bertema destruktif manusia terhadap ekosistem laut. Analisis data dilakukan dengan cara membaca secara cermat (close reading) puisi-puisi dalam Biografi Tubuh Nabi yang menampilkan tema kerusakan laut. Data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan teori ekokritik Greg Garrard dengan menempatkan puisi-puisi ke dalam kategori tematik seperti pollution, apocalypse, dan dwelling. Selanjutnya, dilakukan interpretasi terhadap diksi, metafora, dan simbol yang digunakan penyair untuk mengungkapkan kritik terhadap kerusakan ekosistem laut dan sistem sosial yang menjadi penyebabnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi-puisi yang telah dikaji tidak hanya menarasikan penderitaan alam, khususnya laut yang diakibatkan oleh manusia, tetapi juga menyampaikan kritik sosial, politik, dan moral yang tajam terhadap sistem-sistem yang mengabaikan keseimbangan ekologis demi kepentingan ekonomi dan kekuasaan. Kesimpulan dari penelitian adalah berusaha memberikan sumber pengetahuan bahwasanya laut bukan tempat sampah, bukan ladang yang bisa terus menerus dieksploitasi tanpa henti.
Copyrights © 2025