Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Examining the implementation of Culturally Responsive Teaching Materials (CRTM) of Sasak culture literature using Culturally Responsive Teaching (CRT) Hilmiati; Heri Suwignyo; Djoko Saryono; Roekhan
International Journal of Humanities and Innovation (IJHI) Vol. 2 No. 1 (2019): March
Publisher : Center for Humanities and Innovation Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33750/ijhi.v2i1.31

Abstract

Implementing Culturally Responsive Teaching Materials (CRTM) of Sasak culture literature using Culturally Responsive Teaching (CRT) strategy enables students to connect concepts and real-life experiences on culture. This research aims to examine the implementation of Culturally Responsive Teaching Materials (CRTM) of Sasak culture literature using Culturally Responsive Teaching (CRT) strategy. This research applied pre-experimental design with a one-group pretest-posttest design. Teaching materials taught in this study are intrinsic and extrinsic elements in short stories and novels. Thirty-three Public Islamic Senior High School student in West Nusa Tenggara participated in this research. The results of the implementation test before and after treatment indicated a significant difference. The mean score of the learning outcomes before the treatment (pretest) was 51.45 and 76.82 on the posttest. This research implies the attainment of implementing Culturally Responsive Teaching Materials (CRTM) of Sasak culture literature using Culturally Responsive Teaching (CRT) strategy to the students of Islamic Senior High School.
Pemetaan Penelitian Mahasiswa Pasca Sarjana Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Malang Tahun 2012-2016 Menggunakan Kajian Bibliometrika Nurud Dluha; Djoko Saryono; Darmono Darmono
BIBLIOTIKA : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.556 KB) | DOI: 10.17977/um008v2i22018p096

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui arah perkembangan topik penelitian berdasarkan kemunculan subjek dan visualisasi sebaran artikel hasil penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel berupa 64 artikel. Berdasarkan analisis data diperoleh dua simpulan sebagai berikut. Pertama, subjek penelitian yang muncul sebanyak 67 subjek. Adapun bidang kajian yang paling diminati berupa manajemen personalia dan manajemen kurikulum. Kedua, visualisasi berdasarkan multidimensional scaling menunjukkan terdapat penggunaan subjek yang sama antarkelompok artikel.Keyword: pemetaan, tren penelitian, bibliometrika
KARYA SENI INDONESIA SEBAGAI OBJEK PERLINDUNGAN HAK CIPTA: JANGKAUAN DAN PERMASALAHAN Djoko Saryono
Imaji Vol 5, No 1 (2007): IMAJI FEBRUARI
Publisher : FBS UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.282 KB) | DOI: 10.21831/imaji.v13i2.6689

Abstract

As an intellectual creation, arts have long become the objects of copyright protection. International copyright regulations have been legislated and many have been ratified. Indonesia has also established such regulations as well as ratified the international patent laws to protect art works. The regulations are relatively adequate, however, the implementation and the control are still very bad. Key words: arts works, protection, and copyright
MODEL PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI SEKOLAH DI PROVINSI JAWA TIMUR Djoko Saryono
Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : PUSAT MPK UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.047 KB) | DOI: 10.21776/ub.waskita.2017.001.01.9

Abstract

Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang sudah memiliki komitmen untuk mengembangkan dan mengimplementasikan pendidikan karakter bangsa berbasis kearifan lokal. Pendidikan karakter bangsa berbasis kearifan lokal dapat diperankan atau Artikel ini memfokuskan pada model pendidikan karakter bangsa berbasis kearifan lokal yang sudah dikembangkan dan diimplementasikan di sekolah-sekolah di Provinsi Jawa Timur; menemukan gambaran mengenai faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi model pendidikan karakter berbasis kearifan lokal yang sedang dikembangkan dan diimplementasikan di sekolah-sekolah di Provinsi Jawa Timur; memperoleh gambaran mengenai strategi implementasi model pendidi- kan karakter bangsa berbasis kearifan lokal di sekolah-sekolah di Provinsi Jawa Timur; dan; memperoleh gambaran mengenai rekomendasi ihwal strategi pengembangan model pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di sekolah-sekolah di Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bercampur atau ber- kombinasi dengan pendekatan kuantitatif (mixing methods). Hasil penelitian mengacu pada model pendidikan karakter bangsa berbasis kearifan lokal yang dikembangkan dan diimplementasikan secara berke- sinambungan dan berkelanjutan di sekolah di Provinsi Jawa Timur telah memberikan kontribusi positif bagi kemajuan dan keunggulan sekolah baik dari sisi intelektualitas maupun karakter peserta didik. Sejumlah faktor internal dan eksternal sekolah yang ikut mempengaruhi keberhasilan implementasi model pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di sekolah di Provinsi Jawa Timur. Pada umumnya model pendidikan karakter bangsa berbasis kearifan lo- kal di sekolah-sekolah di Provinsi Jawa Timur diimplementasikan dengan menggunakan dua strategi pokok. Model pendidikan karakter bangsa berbasis kearifan lokal di sekolah-seko- lah di Provinsi Jawa Timur harus terus dikembangkan secara berkesinam- bungan dan berkelanjutan.
FUNGSI KONTEKSTUAL PERTUNJUKAN SASTRA LISAN KELONG MAKASSAR [Function of Contextual Performance of Kelong Makassar Oral Literature] Nursalam -; Djoko Saryono; Taufik Dermawan
TOTOBUANG Vol. 8 No. 1 (2020): TOTOBUANG, EDISI JUNI 2020
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.867 KB) | DOI: 10.26499/ttbng.v8i1.182

Abstract

This article was intended to know the contextual function of Makassar's kelong oral literature. The data and sources of this research were Pakelong as Makassar artists. The data collection conducted were the study of documentation, in-depth interviews, and observations (field recording, recording, and photo shooting). Moreover, the data analysis stage in this study were through three steps, namely (1) reduction, (2) presentation, and (3) conclusion drawing. Based on the results of this study, it was found that there were four contextual functions of kelong, namely the function of the media of hope, the function of entertainment, the function of preserving tradition, and the educational function.Artikel ini bertujuan tuntuk mengetahui fungsi kontekstual sastra lisan kelong Makassar. Data dan sumber penelitian ini adalah pakelong sebagai seniman Makassar. Pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumentasi, wawancara mendalam, dan observasi (pencatatan lapangan, perekaman, dan pemotretan). Tahap analisis data dalam penelitian ini melalui tiga tahap, yakni tahap (1) reduksi, (2) penyajian, dan (3) penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini ditemukan bahwa fungsi kontekstual kelong ada empat, yakni fungsi media pengharapan, fungsi hiburan,  fungsi pemertahan tradisi, dan  fungsi edukatif.
Representation of Madura Cultural Tourism in Indonesian Poetry Discourse (Tourism Literature Study) Syaiful Rahman; Djoko Saryono; Karkono Karkono
Randwick International of Education and Linguistics Science Journal Vol. 3 No. 2 (2022): RIELS Journal, June
Publisher : RIRAI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47175/rielsj.v3i2.483

Abstract

The purpose of this study was to describe Madura tourism contained in a collection of Indonesian poetry books. The method used in this study was descriptive qualitative with a tourism theory approach. Data was the form of words and sentences that represent Madura cultural tourism, while the data source in this study came from a collection of Indonesian poetry with the theme of tourism. The instrument used for data collection in this study was the researcher himself. The data collection technique in this study was carried out with the note-taking method, with the work steps of reading repeatedly the collection of Indonesian poetry books, outlining the selected data, and recording data. To analyze the data in this study, researchers used the Milles & Huberman model by adjusting the needs. The results showed that there were 14 collections of Indonesian poetry books with the theme of Madura cultural tourism, consisting of 69 poetry titles, 121 data were found, with details of 105 data representing Madura traditional tourism and 16 data representing Madura art tourism. The representation of tourism in Indonesian poetry would ultimately have an impact on the introduction, preservation, and development of Madurese culture as a tourism object.
Implementation of Sequential Pattern Discovery using Equivalent classes (SPADE) on MONSAKUN Media for Exploring and Digging for Information on German Language Learning Herri Akhmad Bukhori; Sunarti Sunarti; Tiksno Widyatmoko; Djoko Saryono; Hari Putranto; Irawan Dwi Wahyono6
Indonesian Journal of Learning Education and Counseling Vol. 5 No. 2 (2023): Maret
Publisher : ILIN Institute Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/ijolec.v5i2.1991

Abstract

The use of technology is often used to support the learning process, one of which is the German Learning language learning media. The use of learning media in the actions of the student learning process that has been carried out can store data in the form of a log database. A database log is a sequence of student learning processes that have been generated that need to be processed and analyzed to identify the same learning patterns to help lecturers provide appropriate input. This study aims to utilize a log database of German Learning learning media using the sequential pattern method to explore useful information from the student's learning process when working on German Learning language problems. The algorithm used is Sequential Pattern Discovery using the Equivalent class (SPADE). Furthermore, this study uses an algorithm to identify the same learning patterns based on student learning activities when using MONSAKUN learning media. Moreover, the learning pattern that has been successfully obtained will be carried out by extracting information to analyze the same learning pattern based on the category of the student's ability to solve problems. Based on the results of the implementation and analysis that has been carried out on 20 German Learning language questions that have been successfully processed in the MONSAKUN learning media, six patterns of learning activities that vary on each question and level are produced, namely: pattern 1, pattern 2, pattern 3, pattern 4, pattern 5, and pattern 6. Each pattern requires further feedback and responses to optimize students' learning progress in Learning German Learning
Proses Resepsi Pembaca terhadap Hati Suhita di Kalangan Pesantren Lisana Sidqin Aliyya; Djoko Saryono; Taufik Dermawan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3132

Abstract

Dengan pendekatan kualitatif sosiologis penelitian ini meneliti Hati Suhita yang merupakan novel dengan pembaca lintas kalangan. Kalangan pesantren menjadi salah satu kalangan yang menarik untuk diteliti. Sumber data penelitian berasal dari 16 teks berupa resensi, informasi, dan berita tentang Hati Suhita yang ditulis oleh kalangan pesantren dan diunggah ke situs internet. Hasil dari penelitian ini ditemuakan beberapa variasi dalam proses resepsi yang digunakan oleh kalangan pesantren meliputi proses menyertakan yang dilakukan oleh pembaca dengan menyatukan diri ke dalam teks Hati Suhita melalui proses artistik embrionik dan membayangkan hal yang terjadi apabila Gus Birru pada akhirnya lebih memilih Rengganis dari pada Alina, proses merinci dengan menjelaskan informasi berupa tokoh, latar, dan alur yang ada dalam Hati Suhita, proses memahami dengan menggambarkan karakter tokoh dalam cerita berdasarkan pengetahuan tokoh,sosial-masyarakat, konteks budaya dan memahami bagian-bagian penting dalam cerita, proses menerangkan dengan mencoba menjelaskan sebaik mungkin mengapa para tokoh bertindak dalam sebuah peristiwa dengan menjelaskan kronologi dan latar belakangnya, proses menghubungkan dilakukan pembaca dengan menghubungkan pengalaman hidup dengan tokoh cerita dan membandingkan Hati Suhita dengan genre novel yang sama, proses menafsirkan ditunjukkan dengan pemberian makna terhadap tema, tokoh, dan peristiwa dalam Hati Suhita, dan proses menilai ditunjukkan dengan memberikan pendapat terhadap unsur dan isi cerita secara keseluruhan .
Memori Kolektif Masyarakat Batavia dalam Novel Al-Masih: Putra sang Perawan Karya Tasaro GK Wahyu Ilmawan; Djoko Saryono; Azizatuz Zahro
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui memori kolektif masyarakat Batavia dalam novel Al-Masih: Putra sang Perawan karya Tasaro GK. Penelitan ini menggunakan teori memori Barbara A. Misztal. Pendekatan yang digunakan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif guna membantu menjawab fokus penelitian dengan cara mendeskripsikan data. Sumber data penelitian ini diperoleh dari kutipan novel Al-Masih: Putra sang Perawan karya Tasaro GK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga bentuk memori kolektif dalam novel Al-Masih: Putra sang Perawan, yaitu (1) memori flashbulb masyarakat Batavia meliputi perbudakan, penyerangan raja Jawa ke Batavia, perlakuan kompeni kepada orang Jawa, kelompok Bhairawa, dan monopoli perdagangan, (2) memori generasi meliputi cara mencuci pakaian masyarakat Batavia dan kebiasaan menyirih perempuan-perempuan Batavia, dan (3) memori tradisi meliputi tradisi pernikahan Etnis Moor, tradisi perayaan tahun baru Etnis Tionghoa, dan tata krama.
Representasi Alam dalam Novel Aroma Karsa Karya Dewi Lestari: Kajian Ekokritik Sastra Greg Garrard Islamiah, Kholifa Tul; Saryono, Djoko
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 10 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i102023p1450-1461

Abstract

Penelitian ini mengkaji sastra ekologis dengan menggunakan model kajian ekokritik sastra Greg Garrard. Ekokritik sastra Greg Garrard ini mempertemukan antara ekologi dan karya sastra.  Dengan cara demikian dapat dideskripsikan dimensi sastra ekologis dalam novel Aroma Karsa menggunakan pendekatan Ekokritik Greg Gerrard, hubungan antara manusia dengan ekosistem alam sekitar, dan mendeskripsikan gambaran alam pada novel Aroma Karsa. Dengan menggunakan metode kualitatif penelitian ini dilakukan dengan cara mengoleksi, mengelola, menganalisis, serta menjabarkan data lapangan yang diperoleh secara objektif.  Hasil yang diperoleh dari penelitian ini dibagi menjadi 3 bagian sesuai dengan rumusan masalah. Bagian pertama, bentuk hubungan manusia dengan ekosistem alam yang dibagi menjadi dua yaitu ekosistem tumbuhan dan ekosistem binatang. Kedua, kritik ekologi dengan 5 komponen sesuai teori Greg Garrard yaitu pencemaran, perumahan/tempat tinggal, hutan, binatang, dan bencana. Bagian ketiga, bentuk representasi atau penggambaran alam berdasarkan teori terdapat  tiga point penting yang terkandung dalam novel Aroma Karsa yaitu pegunungan, pemukiman, dan hewan. Kata kunci: representasi; alam; sastra Representation of Nature in Dewi Lestari’s Aroma Karsa Novel: A Study of Literary Ecocriticism by Greg Garrard This study examines the ecological literature using Greg Garrard's model of literary ecocritical analysis. Greg Garrard's literary criticism combines ecology and literature. For example, the dimensions of ecological literature can be described in Aroma Karsa's novel using Greg Gerrard's ecocritical approach, human relationships with the surrounding natural ecosystem, and in Aroma Karsa's description of nature. Using qualitative methods, this research was conducted by collecting, managing, analyzing and objectively describing the data obtained in the field. The results of this research are divided into 3 parts based on the statement of the problem. The first part examines the relationship between man and natural ecosystems, which is divided into two parts, namely plant ecosystems and animal ecosystems. Second, the ecological critique of Greg Garrard's theory, which has 5 components, namely pollution, housing, forests, animals and disasters. The third part, the theory-based form of representation or description of nature, contains three main points from the novel Aroma Karsa, namely mountains, settlements and animals. Keywords: representation; natural; literature
Co-Authors Abdul Latif Abdul Latif Abdul Syukur Ibrahim Adi Probo Laksono Agus Supriyanto Ahmad Abdul Karim Ahmad Abdul Karim, Ahmad Abdul Ahmad Junaidi Alfin Ari Indria Kusuma Wardani Alifian, Muhammad Afnani Anang Santoso Azizah binti Zain Azizatul Qolbi Azizatuz Zahro Bambang Sudarsono Bambang Sudarsono Darmono Darmono Darwanto Dermawan, Taufik Dewanty, Imanuella Anastasia Brigitha Carneliaputri Dewi Tryanasari Didin Widyartono Diyah Dariyatul Nafsichah Dwi Listyorini Fahrus Refendi Faruq Hidayat Febritesna Nuraini Fikri, Moh. Fikri Zulfikar Galaxi, Gio Pramanda Galaxi Hari Putranto Hemas Haryas Harja Susetya Heri Suwignyo Herri Akhmad Bukhori Hilmiati Huda, Much. Nuril Ilmawan, Wahyu Intan Farnisyah Islamiah, Kholifa Tul Ismail, Habibah Iwan Marwan, Iwan Karkono Karkono Karkono Kornelius Kamargo/Irawan Dwi Wahyono Kornelius Kamargo Kususbakti Andayani Laili, Hidayatul Lisana Sidqin Aliyya Lisana Sidqin Aliyya M. Ishaq, M. M.Ishaq Maulana, M. Abidzar Moch. Syahri Moh Abidzar Maulana Ghifari Moh. Fikri Zulfikar Fikri Mu'tashim, Yohan Fikri Nissa Vidyanita Nuraini, Febritesna Nursalam Nursalam Nurud Dluha Prasetyani, Rizki Nurul Pratiwi Nur Zamzani Putra, Natanael Ricky Putri Sabrina Uswatun Hasanah Rahman, Norhayati Ab. Ramadhaniar Wulananda Razak, Zainur Rijal Abdul Risnawati Risnawati Risnawati Risnawati Rizki Nurul Prasetyani Roekhan Roekhan Rofiuddin, Ah. Sukardi, Mochamad Ighfir Sumirah Butet sunarti Sunoto Sunoto Syahri, Moch. Syaiful Rahman Tia Istiana Potabuga Titik Harsiati Ul Aini, Shofa Wahyu Ilmawan Widyatmoko, Tiksno Zahro, Azizatus Zain, Azizah Binti Zulfikar, Moh. Fikri Zulfikar, Mohammad Fikri