Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Destruktif Manusia Terhadap Biota Laut Dalam Kumpulan Puisi Biografi Tubuh Nabi Karya Royyan Julian Fahrus Refendi; Djoko Saryono; Karkono Karkono; Azizatul Qolbi
Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 3 (2025): December 2025
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jpbsi.2025.6.3.16141

Abstract

Problematika dalam penelitian ini adalah mengkaji pengerusakan laut yang dilakukan oleh manusia dalam buku puisi Biografi Tubuh Nabi karya Royyan Julian. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan puisi-puisi yang bertema destruktif manusia terhadap ekosistem laut. Analisis data dilakukan dengan cara membaca secara cermat (close reading) puisi-puisi dalam Biografi Tubuh Nabi yang menampilkan tema kerusakan laut. Data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan teori ekokritik Greg Garrard dengan menempatkan puisi-puisi ke dalam kategori tematik seperti pollution, apocalypse, dan dwelling. Selanjutnya, dilakukan interpretasi terhadap diksi, metafora, dan simbol yang digunakan penyair untuk mengungkapkan kritik terhadap kerusakan ekosistem laut dan sistem sosial yang menjadi penyebabnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi-puisi yang telah dikaji tidak hanya menarasikan penderitaan alam, khususnya laut yang diakibatkan oleh manusia, tetapi juga menyampaikan kritik sosial, politik, dan moral yang tajam terhadap sistem-sistem yang mengabaikan keseimbangan ekologis demi kepentingan ekonomi dan kekuasaan. Kesimpulan dari penelitian adalah berusaha memberikan sumber pengetahuan bahwasanya laut bukan tempat sampah, bukan ladang yang bisa terus menerus dieksploitasi tanpa henti.
Kesopanan dalam Berujar: Upaya untuk Meningkatkan Etika Berbahasa Madura Pada Siswa Sdi Mabdaul Falah Fahrus Refendi; Kusubakti Andajani; Moch. Syahri
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v10i2.2401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyimpangan bahasa yang dilakukan murid kepada gurunya di sekolah dasar. Kajian ini menerapkan metode kualitatif. Data penelitian yang digunakan berupa tuturan antara murid kepada guru di kelas VI berupa pelanggaran maksim ketidaksopanan di SDI Mabdaul Falah. Adapun tahapan-tahapan pengumpulan data sebagai berikut: (1) mengumpulkan data yang sesuai (2) mereduksi data yang relevan (3) menyajikan data (4) menarik kesimpulan. Penelitian ini memastikan analisis dilakukan secara menyeluruh dan relevan. Penelitian ini menghasilkan enam temuan maksim yaitu: (1) kebijaksanaan (2) kedermawanan (3) penghargaan (4) kesederhanaan (5) permufakatan (6) kesimpatisan. Peneliti mengklasifikasi dan menyaring dalam setiap maksim ada dua contoh data serta pemaparannya. Jadi, total peneliti memperoleh sebanyak 12 data dari 6 maksim.Berdasarkan permasalahan yang telah dikaji. Hasil penelitian ini memiliki implikasi penting dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembentukan karakter dan etika berbahasa murid di sekolah dasar. Ditemukannya pelanggaran terhadap enam maksim kesantunan menunjukkan perlunya perhatian lebih dari guru, orang tua, dan pembuat kebijakan pendidikan terhadap pembelajaran etika komunikasi sejak dini.