Penelitian ini mengkaji implikatur pada tanda bahasa di kapal penumpang PT PELNI melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Dari 79 tanda yang terdokumentasi, sebanyak 12 data dipilih sebagai sampel representatif berdasarkan keragaman fungsi pesan dan konteks ruang penempatannya. Proses analisis dilakukan dengan memakai kerangka implikatur Grice (1975) dan kategorisasi inferensi Levinson (1983). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanda bahasa di kapal memunculkan dua pola implikatur, yaitu implikatur yang dipahami melalui pengetahuan umum pengguna kapal dan implikatur yang memerlukan konteks ruang serta fungsi teknis kapal untuk menyingkap makna tersiratnya. Tanda regulatif dan instruktif menampilkan makna implisit yang berkaitan dengan alasan keselamatan dan pengelolaan lingkungan, sedangkan tanda teknis menunjukkan makna tersirat yang bergantung pada pemahaman tentang struktur dan operasional kapal. Temuan ini menunjukkan bahwa komunikasi visual di kapal tidak hanya bersifat literal, tetapi juga mengandalkan inferensi untuk membangun pemahaman cepat dalam situasi yang membutuhkan ketepatan informasi.
Copyrights © 2025