Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Hubungan Pengkoordinasian Dengan Prestasi Kerja Karyawan Pada Cv. Jaya Motor Di Lampung Selatan Siti Holisah; Kuswarak Kuswarak; Sodirin Sodirin
JMMS - JURNAL MANAJEMEN MANDIRI SABURAI Vol 2, No 02 (2018): JMMS - Jurnal Manajemen Mandiri Saburai
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jmms.v2i02.544

Abstract

CV. Jaya Motor merupakan salah satu dealer kendaraan bermotor roda dua merk Yamaha yang berlokasi di Jalan Sidomulyo No 45 Lampung Selatan. Perusahaan ini memasarkan berbagai jenis motor Yamaha seperti Jupiter Z, Yamaha Vixion, Yamaha Mio, Vega RR dan berbagai jenis yang lain. Permasalahan yang dihadapi adalah Apakah koordinasi mempunyai hubungan dengan prestasi kerja karyawan pada CV. Jaya Motor di Lampung Selatan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan koordinasi terhadap prestasi kerja karyawan pada CV. Jaya Motor di Lampung Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif menggunakan rumus korelasi product moment. Teknik data yang digunakan adalah teknik populasi dari 27 orang karyawan. Hipotesis yang ajukan adalah Ada hubungan pengkoordinasian dengan prestasi kerja karyawan pada CV Jaya Motor di Lampung Selatan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara pengkoordinasian dengan prestasi kerja karyawan pada CV. Jaya Motor di Lampung Selatan.
Pemanfaatan afiliasi tiktok sebagai strategi digitalisasi bisnis untuk peningkatan ekonomi lokal Ramadhanti, Galuh Aulia; Idris, Indriyani; Holisah, Siti
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v8i2.23306

Abstract

Digitalisasi menjadi bagian penting dalam dunia bisnis di masyarakat, arah perubahan teknologi kini mengharuskan para pelaku bisnis untuk lebih kreatif menggunakan teknologi agar bisnis mereka tetap mampu berkompetisi di pasaran. Beberapa tantangan yang ditemukan pada Pokdarwis, yaitu akses terhadap teknologi, keterbatasan sumber daya manusia dan finansial, kesulitan dalam membangun jejaring dengan konten kreator. Kegiatan abdimas ini bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat guna menambah kesejahteraan ekonomi melalui usaha ekonomi kreatif menerapkan program afiliasi. Hasil penelitian melalui pendekatan PAR (Participatory Action Research) yang meliputi: to know, to understand, to plan, to action, to reflection, dan evaluation menunjukkan bahwa integrasi TikTok Afiliasi mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya tarik produk lokal, serta mendorong peningkatan pendapatan anggota Pokdarwis. Pelatihan dan pendampingan dalam produksi konten kreatif, optimalisasi algoritma TikTok, serta strategi kolaborasi dengan kreator lokal menjadi faktor kunci keberhasilan. Selain itu, adanya peningkatan literasi digital dalam komunitas Pokdarwis berkontribusi pada keberlanjutan model bisnis digital yang lebih mandiri dan adaptif terhadap tren pasar. Salah satu aspek penting dari program ini, optimalisasi algoritma TikTok, yang mencakup penggunaan kata kunci yang relevan, pemilihan tren yang sesuai, serta teknik interaksi yang dapat meningkatkan visibilitas konten. Pendekatan ini dirancang agar lebih mudah diterapkan oleh pelaku usaha yang sebelumnya belum terbiasa dengan strategi digital.
Sosialisasi dan Edukasi UU ITE Siswa SMK Muhammadiyah 3 Tangerang Selatan, Etika Komunikasi Media Sosial Siti Holisah; Luthfy Rijalul Fikri
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): September : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/sewagati.v4i3.3020

Abstract

Social media has become a dominant public space used by teenagers for expression, networking, and virtual interaction. In Indonesia, Vocational High School (SMK) students are one of the active social media user groups with high creative potential, but are also vulnerable to misuse due to low digital literacy. Frequent phenomena include the use of harsh language or hate speech, the spread of unverified information (hoaxes), and violations of digital privacy that can impact reputation and legal aspects. This study aims to analyze the understanding and application of communication ethics on social media among students of SMK Muhammadiyah 3, South Tangerang City, while identifying the gap between their theoretical understanding and actual practice. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews and observations during the socialization of the Electronic Information and Transactions Law (UU ITE). The theoretical framework used is Communication Ethics according to Johannesen (2002), which emphasizes the principles of responsibility, honesty, and respect for the rights of others in public communication. The results show that most students understand the basic concepts of legal norms and communication ethics, but their implementation in social media activities is still limited. Contributing factors include a lack of awareness of legal consequences, the influence of peer groups, and a lack of critical thinking skills before sharing content. These findings highlight a significant gap between digital knowledge and behavior. In conclusion, a sustainable and contextual digital literacy education program is needed, emphasizing not only legal aspects but also building ethical awareness, reflective skills, and the ability to manage digital identities responsibly. This will enable students to become intelligent, critical, and ethical social media users.
Implikatur pada Tanda Bahasa di Kapal Penumpang: Kajian Pragmatik Terhadap Pesan Publik Maritim Mugrib, Nuz Chairul; Abasa, Rafik M.; Sarina, Sarina; Hasfikin, Hasfikin; Holisah, Siti
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2045

Abstract

Penelitian ini mengkaji implikatur pada tanda bahasa di kapal penumpang PT PELNI melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Dari 79 tanda yang terdokumentasi, sebanyak 12 data dipilih sebagai sampel representatif berdasarkan keragaman fungsi pesan dan konteks ruang penempatannya. Proses analisis dilakukan dengan memakai kerangka implikatur Grice (1975) dan kategorisasi inferensi Levinson (1983). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanda bahasa di kapal memunculkan dua pola implikatur, yaitu implikatur yang dipahami melalui pengetahuan umum pengguna kapal dan implikatur yang memerlukan konteks ruang serta fungsi teknis kapal untuk menyingkap makna tersiratnya. Tanda regulatif dan instruktif menampilkan makna implisit yang berkaitan dengan alasan keselamatan dan pengelolaan lingkungan, sedangkan tanda teknis menunjukkan makna tersirat yang bergantung pada pemahaman tentang struktur dan operasional kapal. Temuan ini menunjukkan bahwa komunikasi visual di kapal tidak hanya bersifat literal, tetapi juga mengandalkan inferensi untuk membangun pemahaman cepat dalam situasi yang membutuhkan ketepatan informasi.
Pengenalan Visualisasi Naskah melalui Shot-List dan Storyboard pada Tahapan Pra Produksi Holisah, Siti; Yuliarti, Dwi Arini
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v3i2.543

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan anggota Komunitas Lantai Atas (KLA) dalam menggunakan storyboard dan shot list sebagai perangkat utama pada tahap pra-produksi media audiovisual. Tahap pra-produksi memiliki peran strategis dalam memastikan kelancaran proses produksi dan mutu akhir karya, namun kesulitan sering muncul saat mengonversi naskah verbal menjadi visualisasi yang jelas bagi seluruh tim produksi. Melalui metode penyampaian materi dan pendampingan terarah, kegiatan ini memberikan penjabaran mengenai peran shot list dalam mengatur urutan pengambilan gambar secara terstruktur, sehingga memudahkan penyusunan kebutuhan teknis seperti kamera, pencahayaan, suara, serta pengaturan waktu. Kegiatan ini juga membekali peserta dengan pemahaman tentang fungsi storyboard sebagai gambaran visual tiap adegan yang membantu menghindari salah tafsir, mempertegas maksud naskah, dan menjadi panduan bersama bagi kru di lapangan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap proses pra-produksi, penguatan koordinasi kreatif-teknis, serta kesiapan yang lebih baik dalam merancang proyek film komunitas. Secara keseluruhan, penerapan storyboard dan shot-list terbukti memberikan kontribusi positif terhadap efektivitas perencanaan dan kualitas produksi di Komunitas Lantai Atas (KLA).