Perubahan kebijakan pendidikan nasional melalui implementasi Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk mampu mengembangkan perangkat ajar yang inovatif, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan kompetensi abad ke-21. Salah satu pendekatan yang relevan untuk menjawab tantangan tersebut adalah Project Based Learning (PjBL), yang menekankan keterlibatan aktif peserta didik melalui pengalaman belajar berbasis proyek guna menumbuhkan kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan berpikir. Dalam rangka mendukung implementasi pendekatan tersebut, dilaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa Bimbingan Teknis Pengembangan Micro Modul Berbasis PjBL bagi Guru di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam merancang micro modul yang kontekstual, menarik, serta mampu menumbuhkan kreativitas dan kemandirian belajar siswa. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, perancangan kurikulum pelatihan, pelatihan berbasis praktik, pendampingan intensif, dan evaluasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman guru terhadap konsep PjBL, keterampilan dalam menyusun micro modul berbasis proyek, serta motivasi untuk mengimplementasikannya di kelas. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan profesionalisme guru dan penguatan praktik pembelajaran inovatif di Kabupaten Gowa.
Copyrights © 2025